Jangan Cemas, Begini 8 Cara Alami Mengatasi Keputihan


Keputihan atau Fluor Albus merupakan sekresi vaginal pada wanita. Keputihan pada dasarnya dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). keputihan fisiologis adalah keputihan yang biasanya terjadi setiap bulannya, biasanya muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun masa subur. Keputihan patologis dapat disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

Nah, jika kalian mengalami keputihan yang parah dan mengganggu, berikut terdapat cara mengatasinya secara alami. Simak bersama, yuk.


1. Daun Sirih Sudah Lama Dikenal Untuk Menghilangkan Keputihan

Salah satu bahan alami yang memang terkenal untuk mengatasi berbagai macam masalah kesehatan pada area kewanitaan adalah daun sirih. Pasti kalian sudah mengetahui bahwa daun sirih banyak digunakan sebagai bahan dasar sabun khusus vagina.

Daun sirih sendiri mengandung sifat antibakteri dan antijamur sehingga mampu mengobati infeksi penyebab bakteri dan jamur di area kewanitaan. Untuk menggunakannya, kalian dapat meminum rebusan air sirih secara rutin setiap hati. Atau lebih mudahnya dengan mencuci vagina dengan air rebusan tersebut.

2. Kunyit Ampuh Atasi Keputihan

Sama seperti daun sirih, kunyit memiliki kandungan zat antibakteri. Kandungan tersebut dapat membantu kalian untuk mengurangi keputihan secara perlahan hingga akhirnya vagina bersih dari infeksi.

Penggunaan kunyit sangat mudah. Kalian hanya perlu memarutnya kemudian tambahkan air putih. Setelah itu peras sari kunyit untuk diminum secara rutin. Kalian dapat menambahkan madu untuk memperkaya rasanya.

3. Menghilangkan Keputihan Dengan Bawang Putih

Bahan alami lainnya yang dikenal memiliki kandungan antijamur dan antibakteri adalah bawang putih. Bumbu dapur ini juga cocok dimanfaatkan untuk membasmi bakteri yang menyebabkan keputihan. Kalian cukup mengonsumsinya secara rutin dengan cara apa pun untuk menghambat bakteri agar tidak masuk ke daerah kewanitaan.

4. Cuka Apel Menyeimbangkan PH Area Kewanitaan

Keputihan juga dapat disebabkan karena kondisi pH vagina yang tidak normal. Untuk mengembalikan keseimbangan pH, kalian dapat menggunakan cuka apel. pH pada area kewanitaan yang seimbang akan membuat keputihan ikut berkurang.

Caranya sangat mudah. Campurkan cuka apel dengan air hangat. Jangan lupa tambahkan madu agar lebih enak diminum. Konsumsi resep ini secara rutin agar keputihan cepat teratasi.

5. Atasi Keputihan Dengan Basil Dan Susu

Selain menggunakan cuka apel, basil juga berguna untuk mengendalikan kondisi pH dan meningkatkan kesehatan rongga vagina. Maka kalian dapat memanfaatkannya untuk menghilangkan keputihan yang parah.

Untuk menggunakannya kalian perlu menghaluskan beberapa lembar daun basil. Kemudian campurkan dengan satu gelas susu rendah lemak. Minum resep ini secara teratur dan rasakan hasilnya sekitar seminggu hingga dua minggu kemudian.

6. Mengganti Pakaian Dalam Secara Rutin

Bahan-bahan alami tidak akan cukup untuk mengatasi keputihan jika kalian tidak menjaga kebersihan area kewanitaan. Kalian harus mengganti pakaian dalam secara rutin agar tidak membiarkan bakteri masuk ke dalam vagina. Ganti pakaian dalam dengan yang baru saat kalian sudah merasa tidak nyaman atau lembap.

Selain itu, pemilihan bahan pakaian dalam juga mempengaruhi kondisi keputihan, lho. Pilih lah pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun. Jangan menggunakan bahan yang terlalu ketat karena akan membuat daerah kewanitaan tidak nyaman.

7. Basuh Daerah Kewanitaan Menggunakan Air Hangat

Satu hal lagi yang penting saat kalian mengalami keputihan adalah dengan membasuh vagina dengan air hangat. Kalian tidak perlu melakukan hal ini setiap habis buang air kecil, cukup lakukan secara rutin saat akan mulai beraktivitas atau sesudahnya. Air hangat terbukti dapat mengusir bakteri dan jamur penyebab infeksi.

8. Jaga Daerah Kewanitaan Agar Tidak Lembap

Seperti yang kalian ketahui, daerah yang lembap menjadi tempat favorit jamur dan bakteri untuk berkembang. Sama halnya dengan vagina. Bakteri akan berkembang dan menginfeksi jika tingkat kelembapan terus meningkat. Keputihan pun dapat menyerang kalian.

Untuk mengatasi hal tersebut, pastikan daerah kewanitaan kering sempurna sebelum kalian menggunakan pakaian dalam. Sebaiknya, setelah buang air kecil, keringkan vagina menggunakan tisu atau handuk yang lembut. Tepuk-tepuk pelan hingga benar-benar kering. Jangan menggosok atau mengusapnya terlalu keras karena dapat menyebabkan iritasi.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon